Senin, 14 Juni 2010

Dear Lovely....


I have no worry when u take my hand and say something that i really need to heard. I know something wrong happened but i'm not sorry about that. When i told u that i'm not really want "a big present" it doesn't means that i'm not loving u. I love U anyway but love not enough for something that i worry about, too many things that we haven't done yet. We are not ready for that, am i right...???!!

I don't know what i have to say when u tell me that u really want to go there, far far away from here to reach your dream, to make every things better than now. Just do it and go find something better than here. I don't know what will I do if that moment come, i will stay if u begging me to do that. I hope we are still together when it comes.


Kamis, 10 Juni 2010

Lelaki Rahasia

Saya hanya tersenyum simpul seraya mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas apa yang diberikan anak laki-laki yang berbadan besar itu kepada saya kemarin. Saya tahu betul dia membutuhkan "sesuatu" yang diberikannya itu kepada saya tapi dengan tulus dan ikhlas dia tetap memberikannya kepada saya. Dia bilang " ini dari gw, maaf cuma bisa ngasih sdikit buat koma edutainment kak" semoga anak itu mendapatkan balasan yang setimpal atas apa yang dilakukannya dan Tuhan itu Maha Mengetahui lagi Maha Penyayang.

Mungkin hal tersebut diatas terdengar biasa saja, tapi ketika anda mengetahui keadaan yang sesungguhnya dan masuk kedalam cerita nyata hidupnya pasti anda akan berfikir kalau itu adalah suatu yang istimewa dan buat saya ini suatu hal yang luar biasa. Bukan bermaksud membesar-besarkan cerita ini tapi memang menginspirasi. Saya Mewakili teman-teman di "Koma Edutainment" mengucapkan banyak terima kasih kepada kamu yang sudah datang kerumah dan berbagi cerita bersama saya pada hari rabu 09 juni 2010. Kamu adalah yang pertama.....terima kasih.


Rabu, 09 Juni 2010

Nindy Feat Human

Jangan Lama-lama

Coba-cobalah
Kenaliku dan dekati aku
Jangan diam dan tak bicara
Karena ku mau kamu
Ku ingin jadi milikmu

[*]
Lepas-lepaskan
Lepaskanlah keraguanmu
Ku tak mau menunggu lagi
Karena ku mau kamu
Ku ingin jadi milikmu

[**]
Jangan lama-lama
Jangan lama-lama
Apalagi yang kau tunggu

[***]
Memang ku suka padamu
Memang ku ingin dirimu

Tapi tak mungkin
Aku yang bilang

[****]
Sudahlah katakan saja
Ssudahlah jangan begitu
Karena tak mungkin
Aku yang bilang

Back to [*][**][***][****]

Jangan lama-lama
Jangan lama-lama

Back to [***][****]

Selasa, 08 Juni 2010

watdahel...??!!!

Philematophobia- Fear of kissing
Caligynephobia- Fear of beautiful women
Sitiophobia- Fear of food or eating
Vestiphobia- Fear of clothing
Somniphobia- Fear of sleep
Euphobia- Fear of hearing good news
Chrematophobia- Fear of money
Dipsophobia- Fear of drinking
Eleutherophobia- Fear of freedom

what the hell are they...?????

Not For Public


Saya kira tidak akan bisa mencintainya seperti hari ini tapi ternyata saya merindukannya ketika ia jauh dari pandangan. Sulit dipercaya memang saya bisa jatuh hati padanya. Perjalanan panjang membawa saya bertemu dengannya. Tidak ada yang istimewa dari pertemuan itu justru satu kekhilafan yang saya buat dengan berkata "ganteng ya dia sekarang" tepat di depan orang yang bersangkutan....Ampuni hambamu yang khilaf ini ya Allah...amin, hehe!!

and the story goes ............................................ (sorry not for public) hehee!!


thanks for choosing me.... luv u



Moralitas vs Hasrat

Hari ini di facebook ramai ricuh ribut tentang "film" baru yang dirilis ariel dengan berbagai versi yang berbeda. Mulai dari versi luna maya, cut tari and what next...?? entah ya apa modus dari tersebarnya video-video tersebut, tapi yang jelas masyarakat sudah membentuk opini mereka sendiri tentang hal ini. Entah ya, terlepas dari benar atau tidaknya hal tersebut. Menurut saya masyarakat tetap saja telah dibodohi, ditelanjangi moralitasnya oleh orang-orang dengan attitude minim.

Hey...apa kabar budi pekerti...??? apa kamu baik-baik saja atau kamu telah tenggelam bersama gemerlapnya jaman?? Ironis memang melihat keadaan seperti ini. moralitas dipandang sebagai suatu manifestasi luhur yang dimiliki manusia, sehingga manusia yang beradab haruslah menempatkan moralitas dalam titik tertinggi dalam hidupnya. Pornografi dan Eksploitasi Tubuh, NO. Moralitas, YES. memang manusia sering lupa (bahkan tak sadar) bahwa dia mempunyai sesuatu yang berasal dari dalam dirinya, Hasrat. Perlawanan terhadap moralitas, salah satunya, dimulai ketika Sigmund Freud menelorkan teori Psikoanalisis-nya yang mengungkap gejolak hasrat manusia. Freud membungkusnya menjadi sebuah teori besar dalam psikologi bahkan juga dikenal diluar lingkup psikologi. Nietzsche dan Lacan kemudian mengembangkannya, menjadikannya salah satu aspek dalam hidup manusia yang mengendalikan bahkan memperbudak manusia. Dengan kata lain, hasrat adalah tuan dari manusia itu sendiri. Manusia hidup dan beraktivitas diatas kehendak hasratnya dan tanpa hasrat manusia tidaklah berarti apa-apa.
Kalau kita mengatakan bahwa moral dan akal budi yang membimbing manusia, kita pasti akan mengajukan seribu pertanyaan besar ketika korupsi dan pornografi masih tetap eksis. Kita lalu mempertanyakan premis-premis besar yang selama ini diagungkan dalam diri kita bahwa bangsa dengan kehidupan beragama yang sangat menonjol ternyata masih menunjukkan eksistensi hasrat dalam bentuk yang paling kelihatan. Tentunya dengan satu pertanyaan tersembunyi : apakah moralitas tidak bisa “mengalahkan” hasrat ? Pertanyaan ini kemudian dikembalikan lagi kepada manusia-nya sendiri. Semua tergantung manusia.Semua tergantung manusianya. Manis rasanya dan enak didengar. Membuat semua pertahanan diri eksternal manusia menjadi runtuh. “Saya adalah manusia yang bermoral”, “Saya adalah manusia yang beragama”, seakan-akan menjadi ucapan tanpa kenyataan. Kenyataan yang terjadi adalah bahwa moralitas yang diagung-agungkan telah bertekuk lutut dalam kegemilangan hasrat. Manusia adalah makhluk yang berhasrat dan manusia bukan makhluk yang bermoral. Moral jauh letaknya diujung kesempatan manusia memperolehnya, tetapi hasrat ada dan eksis dalam setiap detak jantung peradaban manusia.

Saya sebenarnya bingung mau berkomentar apa tentang "film-film" ariel itu. Saya juga tidak memiliki kapasitas untuk menghakimi seseorang, karena setiap orang memiliki kebebasan penuh dan merdeka atas dirinya. mungkin sedikit pengetahuan diatas mampu membimbing kita dalam menentukan sikap dan beropini. Jadi apa pendapat anda....????

Part III

pinjem foto2nya ya ya ya....hehe




Senin, 07 Juni 2010

Part II






100% Indonesia






Survival Of The Kindest

Baik-buruk, tinggi-rendah, sukses-gagal dan dualitas lainnya merupakan cara manusia membuka pintu pengertian. hanya saja ketika pintu itu terbuka, dualitasnya tidak ditinggalkan dibelakang justru malah digendong kemana-mana. Dalam wajah yang berbeda mereka menggunakan pengetahuan, pengalaman, tradisi dan agamanya untuk menghakimi dan menyakiti orang. untuk itulah orang bijaksana selalu menyediakan diri untuk belajar dan mendengar. Dengan belajar manusia berhenti menjadi kura-kura yang menganggap rumah kecilnya adalah satu-satunya rumah yang layak dihuni. Dengan mendengar manusia menyatu bersama samudra pengertian yang maha luas.

Bila ada sesuatu yang terlihat aneh dan susah dimengerti kemungkinan terlalu inggi atau terlalu rendah dibandingkan tingkat kemampuan pemahaman sekarang. mungkin itulah sebabnya manusa mempunyai dua telinga dan dua mata tapi hanya punya satu mulut. Dengan kata lain pemahaman lebih mungkin terbuka bila lebih banyak mendengar, melihat dan merasakan kehidupan sekaligus lebih sedikit bicara. Bagi yang sudah menyentuh batas-batas rasionalitas dan mengerti jika pengetahuan bisa menjadi penghalang pemahaman, akan tersenyum sambil berbisik ternyata bisa mendengar adalah sebuah berkah.

Dengan mendengar dan belajar, orang-orang bijak menelusuri sisi-sisi kehidupan. sesuatu yang awalnya terlihat baik belakangan menjadi buruk. kesediaan untuk belajar dan mendengar itu seperti air mengalir di sungai pada akhirnya ia akan sampai di samudra. Saat ada pengertian yang berbeda mengenai banyak hal (filsafat, agama, ideologi, budaya dan tradisi) tidak buru-buru diberi judul salah. Kesediaan untuk mengerti itu adalah sebuah berkah "the gift of understanding" dengan terbukanya pintu-pintu pengertian akan tercipta persahabatan, persaudaraan. Ia yang berada di puncak pemahaman akan berbisik "the best theologian is the best one who never speaks about God" Pemahaman yang dibimbing oleh sebuah persahabatan ini, ada yang menyebutkan bahwa yang dua telah menjadi satu jadi sudah tidak ada lagi dualitas.

Membantu meringakan beban penderitaan mahluk adalah yang paling baik, bila tidak bisa cukup jangan menyakitinya. Inilah prinsip Survival of the kindest. Kehidupan jadi tahan guncangan karena kebajikan. Semua kehidupan dimulai dari kebaikan pihak lain. Ketika lahir kita lahir kita berhutang pada orang tua dan lain-lain. Nanti ketika meninggal pun harus bergantung pada kebaikan orang lain. Compassion is the best protection, Kehidupan sesungguhnya tidak saja menjaga sekarang tapi juga menjaga sampai setelah kematian.

Bukan hal yang rumit untuk diikuti bukan..?! penggalan artikel Gede Prama; kompas, diatas, memberikan pemahaman tentang beberapa hal yang sedikit rumit, alasan tentang mengapa kita berbuat seperti ini atau mengapa orang lain berbuat seperti itu. Belajar dan mendengar dengan baik kemudian memahaminya maka titik kebahagian akan mudah dicapai dengan sempurna. tapi ketika itu tidak pernah terwujud ya sudahlah karena tidak ada yang benar-benar sempurna di dunia ini jadi jangan takut tidak pernah sampai pada titik itu. Seseorang bilang "do something for living" dan saya menjawab " i do something for living" tapi ternyata itu tidak tepat, seharusnya "I living for do something" agak sedikit beda topik dengan artikel diatas memang ketika dia berkata seperti itu tapi kata-katanya menarik dan membuat saya berfikir bahwa kita hidup untuk melakukan sesuatu yang baik bagi orang lain sehingga mereka dan saya bahagia dan salah satu caranya adalah bekerja. (Thank u bro..u are the best i ever had and I love u Geoff....)



Minggu, 06 Juni 2010

asal tebak

coba temukan 5 persamaan dari foto ini............???

Sabtu, 05 Juni 2010

Finally I have Chosen Him

Apa pernah anda membayangkan menikah dengan orang yang belum anda kenal dengan baik...?? entah ya tapi tidak pernah terbesit sdikit pun di kepala saya tentang hal itu, kebanyakan orang pasti ingin menikah dengan orang yang dicintainya dn mencitainya, saya pikir itu bukan satu hal yang berlebihan, tp lain dengan salah seorang sahabat baik saya yang cantik itu... dengan sadar dan penuh pertimbangan yang matang serta bijaksana dia memutuskan untuk menikah dengan seorang pria yang belum dikenalnya dengan baik....

Terdengar cukup mengerikan tapi saya sangat mengerti. dia dengan sejuta rasa dihatinya, cemas, ragu, sedih dan pastinya bahagia finally dia menerima pinangan seseorang dari "aliran" yang sama, setidaknya itu salah satu alasan yang saya tahu mengapa ia memilih pria beruntung itu dan melapaskan pria malang itu yang hampir 5 tahun menjadi tokoh utama dalam diary nya. Ingat tidak ada cerita cinta yang benar-benar menyedihkan wahai kamu pria malang itu, it is about time...and life is comedy jadi tersenyum lah.

tidak ada alsan yang khusus atau mencoba menjadi alay "Anak Lebay" kenapa saya menuliskan cerita ini, saya hanya ingin berbagi cerita tentang sebuah perjalanan dan Tuhan dengan segala KekuasaanNya serta Kasih SayangNya tetap menjadikan semuanya misteri. Semoga selalu dirahmati Allah.

Bagaimana dengan cerita perjalanan anda dan juga saya....????

Beberapa Baris Kalimat

Ini blog pribadi pertama saya, tidak ada maksud untuk pamer atau ikut-ikutan orang lain... hanya supaya tidak ketinggalan jaman aja...hehehe
saya juga bukan perempuan dengan segudang prestasi atau seorang wanita dari kalangan kerajaan, bahkan saya pun tidak pandai menulis. buat saya berbagi cerita merupakan suatu hal yang menyenangkan sekalipun kadang tidak selalu menenangkan. menurut saya hidup ini seperti teater komedi, tertawa dan ditertawakan. buat saya tidak ada cerita yang benar-benar menyedihkan, tidak ada kisah yang begitu dramatik karena itu hanya intrik yang dibuat untuk mengusik. jadi biarkan saja dan marilah tertawa dengan lepas seperti para penonton teater komedi itu....