Hari ini di facebook ramai ricuh ribut tentang "film" baru yang dirilis ariel dengan berbagai versi yang berbeda. Mulai dari versi luna maya, cut tari and what next...?? entah ya apa modus dari tersebarnya video-video tersebut, tapi yang jelas masyarakat sudah membentuk opini mereka sendiri tentang hal ini. Entah ya, terlepas dari benar atau tidaknya hal tersebut. Menurut saya masyarakat tetap saja telah dibodohi, ditelanjangi moralitasnya oleh orang-orang dengan attitude minim.
Hey...apa kabar budi pekerti...??? apa kamu baik-baik saja atau kamu telah tenggelam bersama gemerlapnya jaman?? Ironis memang melihat keadaan seperti ini. moralitas dipandang sebagai suatu manifestasi luhur yang dimiliki manusia, sehingga manusia yang beradab haruslah menempatkan moralitas dalam titik tertinggi dalam hidupnya. Pornografi dan Eksploitasi Tubuh, NO. Moralitas, YES. memang manusia sering lupa (bahkan tak sadar) bahwa dia mempunyai sesuatu yang berasal dari dalam dirinya, Hasrat. Perlawanan terhadap moralitas, salah satunya, dimulai ketika Sigmund Freud menelorkan teori Psikoanalisis-nya yang mengungkap gejolak hasrat manusia. Freud membungkusnya menjadi sebuah teori besar dalam psikologi bahkan juga dikenal diluar lingkup psikologi. Nietzsche dan Lacan kemudian mengembangkannya, menjadikannya salah satu aspek dalam hidup manusia yang mengendalikan bahkan memperbudak manusia. Dengan kata lain, hasrat adalah tuan dari manusia itu sendiri. Manusia hidup dan beraktivitas diatas kehendak hasratnya dan tanpa hasrat manusia tidaklah berarti apa-apa.
Kalau kita mengatakan bahwa moral dan akal budi yang membimbing manusia, kita pasti akan mengajukan seribu pertanyaan besar ketika korupsi dan pornografi masih tetap eksis. Kita lalu mempertanyakan premis-premis besar yang selama ini diagungkan dalam diri kita bahwa bangsa dengan kehidupan beragama yang sangat menonjol ternyata masih menunjukkan eksistensi hasrat dalam bentuk yang paling kelihatan. Tentunya dengan satu pertanyaan tersembunyi : apakah moralitas tidak bisa “mengalahkan” hasrat ? Pertanyaan ini kemudian dikembalikan lagi kepada manusia-nya sendiri. Semua tergantung manusia.Semua tergantung manusianya. Manis rasanya dan enak didengar. Membuat semua pertahanan diri eksternal manusia menjadi runtuh. “Saya adalah manusia yang bermoral”, “Saya adalah manusia yang beragama”, seakan-akan menjadi ucapan tanpa kenyataan. Kenyataan yang terjadi adalah bahwa moralitas yang diagung-agungkan telah bertekuk lutut dalam kegemilangan hasrat. Manusia adalah makhluk yang berhasrat dan manusia bukan makhluk yang bermoral. Moral jauh letaknya diujung kesempatan manusia memperolehnya, tetapi hasrat ada dan eksis dalam setiap detak jantung peradaban manusia.
Saya sebenarnya bingung mau berkomentar apa tentang "film-film" ariel itu. Saya juga tidak memiliki kapasitas untuk menghakimi seseorang, karena setiap orang memiliki kebebasan penuh dan merdeka atas dirinya. mungkin sedikit pengetahuan diatas mampu membimbing kita dalam menentukan sikap dan beropini. Jadi apa pendapat anda....????
1. moralitas berada di area abu2.
BalasHapus2. hasrat adalah identitas manusia
3. sebenarnya bukan moralitas mengalahkan hasrat, tp moralitas mengendalikan hasrat. BISA. itu cm masalah pilihan aja.
4. lepaskan label 'artis', 'public figure', 'orang terkenal' dari ariel, luna dan tari, maka kmu bisa temukan mereka di kantor, kampus, sekolah, mall, dll. intinya, semua org melakukan kesalahan yg sama.
5. issue ini ga perlu terlalu dibesar2kan. tp emang masyarakat kita paling suka ngomongin aib orang.
6. yg jadi pertanyaanku, gimana moralitas org2 yg membuka aib org lain itu? aku rasa mereka lebih ga bermoral daripada org2 yg dicap amoral
7. udahlah din, mending kita mikirin proyek koma edutainment aja, lebih tepat sasaran V^.^V
saya sependapat dengan kamu mas nin, we just human...so klo bkin kesalahan ya wajar lah..ga ada yg sempurna bukan??!! terlepas dari smua nya ini kan hny sudut pandang mas, kita sebagai masyarakat yg peduli thd lingkungan brusaha mencermati stiap kasus yg ada tnp menghakimi,,,...hehee
BalasHapusmari lanjutkan perjuangan koma edutainmnet tnp aib dan gosip....semangat!!